Terapi Relaksasi Nafas Dalam pada Pasien Hipertensi untuk Mengurangi Gejala Nyeri Kepala
https://doi.org/10.52235/lp.v5i1.288
Keywords:
Kata Kunci : Hipertensi, Sistem KardiovaskulerAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Sebanyak 1 milyar orang di dunia atau 1 dari 4 orang dewasa menderita penyakit ini. Bahkan Hipertensi tidak dapat secara langsung membunuh penderitanya, melainkan hipertensi memicu terjadinya penyakit lain yang tergolong kelas berat dan mematikan serta memberi gejala yang berlanjut untuk suatu target organ, seperti stroke untuk otak, penyakit jantung koroner untuk pembuluh darah jantung dan untuk otot jantung. Seseorang dinyatakan menderita hipertensi bila tekanan darahnya tinggi atau melampaui nilai tekanan darah yang normal yaitu 140/80 mmHg. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dalam perbandingan asuhan keperawatan, subyek pada studi kasus terdapat 2 pasien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksan fisik dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang Pada Tanggal 05-07 Juli 2023. Hasil : pada tahap pengkajian dilakukan ke pasien 1 dan pasien 2 yang memiliki keluhan pasien mengatakan nyeri kepala, badan terasa lemas dan tidak bisa beraktivitas karena nyeri kepala. Diagnosis Keperawatan pasien 1 dan pasien 2 Nyeri Akut berhubungan dengan agen cedera fisiologis. Setelah tiga hari dilakukan intervensi latihan nafas dalam dan implementasi SLKI dan SIKI masalah teratasi. Kesimpulan studi kasus ini mendapat gambaran tentang asuhan keperawatan perbandingan untuk dua pasien.
Downloads
References
Dinas Kesehatan Kota Palembang (2020) ‘Dinas Kesehatan Kota PalembangTahun 2020’, Profil Kesehatan Tahun 2021, (72), p. 23.
Ferdi, R., Akbar, M. A., Charista, R., & Siahaan, J. (2023). Edukasi Penerapan Relaksasi Benson Terhadap Manajemen Stress Pada Pasien Lansia Dengan Hipertensi. Lentera Perawat, 4(1), 8-14.
Fernalia. 2019. Pengaruh Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Skala Nyeri Kepala Pada Pasien Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Malahayati Nursing Journal. Vol. 1 No. 1 P-ISSN: 2655-2728 E-ISSN: 2655-4712
Kemenkes R.I.,(2014). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Pusdatin Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI (2019) ‘Laporan Provinsi Sumatera Selatan Riskesdas 2018’,Badan Litbangkes, p. 532.
Priyanti. 2019. Dengan Efektivitas Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Hipertensi Dengan gejala Nyeri Kepala Di Ruang Lavender. Jurnal Akademi Keperawatan Yakpermas Banyumas
Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan. 2023.Rekam medis Rumah sakit. Palembang. Sekretariat Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan (Diakses Pada Tanggal 06 juli 2023, pukul 13.00 WIB).
Nugraheni. 2016. Asuhan keperawatan pasien dengan hipertensi dalam pemenuhan kebutuhan rasa aman dan nyaman:NYERI. Jurnal Universitas Kusuma husada Surakarta,2022.
Putra. 2017. Penerapan relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri kepala pada pasien hipertensi (studi literatur).
Nurman. 2017. Jurnal Penerapan relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri kepala pada pasien hipertensi.
PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia:Ddefinisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1, Jakarta, DPP PPNI.
PPNI. (2019). Standar luaran keperawatan Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan. Edisi 1, Jakarta: DPP PPNI
PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan. Edisi 1, Jakarta: DPP PPNI
World Health Organization. (2019). Raised Blood Pressure. Global Health Crisis. Retrieved from http://www.who.int/cardiovascular_di seases/publications/global_hypertension/en/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rizka Violita, Ria Wulandari, Indra Frana Jaya KK, Alkhusari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




