Perbandingan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Menggunakan Benang dan Umbilical Clamp : Tinjauan Literatur

https://doi.org/10.52235/lp.v4i2.233

Authors

  • Aryanti STIKES Abdurahman Palembang
  • Tiara Fatrin STIKES Abdurahman Palembang
  • Ayu Citra Lestari STIKES Abdurahman Palembang

Keywords:

benang tali, umbilical clamp, tali pusat

Abstract

Tingginya angka kematian neonatal bayi baru lahir disebabkan oleh beberapa faktor seperti kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR, kelainan cacat bawaan, ikterus, asfiksia, down symdrom, perdarahan intrakranial, sianosis, kelainan jantung, respiratory distress syndrome, infeksi tali pusat sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam pelepasan tali pusat dan lainnya.Terkait dengan lamanya pelepasan tali pusat dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti infeksi, kelembaban tali pusat, kondisi sanitasi lingkungan, cara memandikan bayi yang salah, perawatan tali pusat, dan alat pengikat tali pusat. Ada beberapa jenis pengikatan tali pusat yang dapat mempengaruhi pelepasan tali pusat diantaranya adalah menggunakan benang katun steril dan klem plastik/umbilical clamp. Tujuan pengikatan tali pusat dengan menggunakan benang dan umbilical clamp untuk mengetahui lamanya pelepasan tali pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan lamanya pelepasan tali pusat dengan menggunakan benang dan umbilical clamp dengan metode studi literatur maka dilakukan analisis terhadap hasil penelusuran jurnal (e-journal) dan artikel dengan tinjauan teori . Kesimpulan pada penelitian ini mengungkapkan bahwa lama pelepasan tali pusat menggunakan benang lebih cepat dibandingkan menggunakan umbilical clamp. Hasil penelitian ini merekomendasikan pelepasan tali pusat menggunakan pengikatan dengan menggunakan benang tali pusat (benang yang berdasarkan katun). Saran pada penelitian ini diharapkan dapat memberikan asuhan kepada bayi baru lahir terutama dalam perawatan/pengikatan tali pusat dengan menggunakan benang tali pusat dan menggunakan umbilical clamp karena selain dapat membantu pelepasan tali pusat juga merupakan asuhan sayang bayi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anis. 2015. “Perbedaan tentang lama waktu pelepasan tali pusat bayi antara kedua pengikat yang digunakan benang dan umbilical cord”.p 1-14.

APN. 2008. Asuhan Persalinan Normal dan Menyusui Dini. Jakarta: JNPK-KR.

Dewi, V., Nanny. L. 2013. Asuhan Neonatus, Bayi Dan Anak Balita. Jakarta: Salemba Medika.

Dewi, V., Nanny, L. 2010. Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita.Yogyakarta; Salemba.

Dinkes Palembang. Profil Dinas Kesehatan Kota Palembang 2017. Diakses pada tanggal 05 Maret 2020. From:www.dinkes.go.id http://www.dinkes.palembang.go.id/profil dinas kesehatan kota.

Dinkes Sumsel. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Sumber 2017. Diakses pada tanggal 05 Maret 2020. From:www.dinkes.go.id. http://www.sumselprov.go.id/profildinas kesehatan provinsi.

Elisabeth., S. 2015. Asi Eksklusif. Jakarta: Salemba Medika.

Heru. 2015. Perawatan Tali Pusat dengan menggunakan ASI.

Irawan., N. S.Keb. 2011. Manumpas Penyakit Dengan Darah Tali Pusat. Jakarta: Rineka Cipta.

Kemenkes. 2015. Pelayanan Kesehatan Neonatus Esensial. Jakarta: Kemenkes Ri.

Kumalasari, I., 2015.Perawatan Antenatal, Intranatal, Postnatal Bayi Baru Lahir dan Konsepsi.Salemba Medika. Jakarta Selatan.

Kusuma., N. 2011 Menumpas Penyakit dengan Darah Tali Pusat.Berlian Media.

Mayangsari & Setyawati. 2017. “Perbedaan lama pelepasan tali pusat bayi baru lahir dengan benang tali dan umbilical cord clem”. Jurnal SMART Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang.www.stikesyahoedsmg.ac.id/ajs/index.php/sjkb. pp 77-84.

Mitayani. 2012. Buku Saku Perawatan tali pusat. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Nurhidayati & Ernawati. 2015. “Pengaruh penggunaan alat pengikat tali pusat bayi baru lahir terhadap lama pelepasan tali pusat”. Jurnal KesMaDaSka. pp 115-118.

Paisal. 2007. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Lama Pelepasan Tali Pusat. http//digilib.umus.ac.id diakses tanggal 20 oktober 2014.

Prawirohardjo, Sarwono. 2013. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Qunitun & Lutfiah. 2017. “Studi lama pelepasan tali pusat neonatus antara umbilical cord clamp dan benang katun terhadap lama pelepasan tali pusat”, pp 1-11.

Raharjo., K. 2015. Asuhan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah. Belajar. Yogyakarta

Rudolph. 2015. Buku Ajar Pediatri Rudolph. Edisi 20. Jakarta: EGC, pp:263

Saifuddin. 2012. Perawatan Tali Pusat dan Fungsi Tali Pusat. Jakarta: Salemba Medika.

Saryono. 2014. Asuhan Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Setiani & Herliani. 2019. “Perbandingan lamanya waktu pelepasan tali pusat yang menggunakan klem umbilical cord dan benang tali pusat” Jurnal Bidan “Midwife Journal”. pp 68-76.

Shofa, I & Widia. 2015. Buku Asuhan Persalinan Normal. Dilengkapi dengan Soal-soal latihan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Sodikin. 2014. Buku Saku Perawatan Tali Pusat.EGC. Jakarta

Sulasikin. 2014. “Hubungan perawatan tali pusat dengan lama lepas tali pusat pada bayi baru lahir” pp 1-12.

Sulistyawati., A. 2013. Asuhan Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.

Sumarah. 2009. Buku Saku Asuhan Bayi Baru Lahir Normal. Jakarta: Fitramaya.

Varney. 2007. “Asuhan Kebidanan Vol.2”. Jakarta: ECG.

Wawan., W. 2009. Infeksi Neonaturum. Jakarta: Rineka Cipta.

WHO. 1998. Perawatan tali pusat. Jakarta: Medika Cipta.

WHO. 2018. (Wortd Health Organization) https://www.who.int/

Wiknjosastro. 2005. Ilmu Kebidanan edisi 3. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirphardjo.

Wiknjosastro. 2010. Buku Panduan Praktik Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Edisi.1.Cet.12.Jakarta: Bina Pustaka.

Yepri. 2012. Perawatan Tali Pusat menggunakan ASI.

Yeyeh, A. R. 2012. Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita. Jakarta: Trans Info Medika.

Downloads

Published

2023-07-01

How to Cite

Aryanti, Tiara Fatrin, & Ayu Citra Lestari. (2023). Perbandingan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Menggunakan Benang dan Umbilical Clamp : Tinjauan Literatur. Lentera Perawat, 4(2), 106–115. https://doi.org/10.52235/lp.v4i2.233