Penerapan Terapi Bekam Pada Pasien Asam Urat Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat

https://doi.org/10.52235/lp.v2i2.169

Authors

  • Novalia Efrianty STIKES Al-Ma'arif
  • Putri Mayang Sari Program Studi DIII Keperawatan STIKes Al-Ma’arif Baturaja
  • Riki Kurniawan Program Studi DIII Keperawatan STIKes Al-Ma’arif Baturaja

Keywords:

asam urat, nyeri, terapi bekam

Abstract

Gout merupakan suatu hasil sisa metabolisme tubuh disebut sebagai zat purin, yang berasal dari tubuh yang dikonsumsi manusia secara berlebihan.Terapi Bekam merupakan sebuah metode dengan mengeluarkan darah hasil metabolisme  atau  darah  yang terkontaminasi  racun  dan  oksidan  dari tubuh lewat permukaan tubuh. Tujuan: menerapkan terapi bekam pada pasien asam urat untuk menurunkan kadar asam urat. Metode : Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Asam urat. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Nyeri Akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan: Penerapan terapi bekam pada kedua pasien hipertensi dapat menurunkan kadar purin di dalam darah. Saran : Dalam penelitian ini adalah lebih mempromosikan tentang terapi bekam sebagai terapi komplementer bagi penderita asam urat, karena salah satu manfaat terapi bekam adalah menurunkan kadar purin didalam darah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Febrianto, & Jamaludin. (2020). Penerapan Terapi Bekam Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Darah Pada Pasien Gout Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo II Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Jurnal Profesi Keperawatan, Vol. 7 No.(P-ISSN 2365-8040)..

Dinas Kesehatan Ogan Komering Ulu, (2021). Profil Dinas Kesehatan. Baturaja

Nurrarif, A. h., & Kusuma, H. (2018). Aplikasi Asuahan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa medis dan Nanda Nic-Noc. jogjakarta: Mediaction Publishing Jogjakarta

Permatasari, N., Bayhakki, & Nurchayati, S. (2019). Perbedaan Kadar Asam Urat Sebelum Dan Sesudah Terapi Bekam. JOM FKp,Vol.6 No.1.

PPNI, P. S. (2017). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. jakarta selatan: dewan pengurus pusat PPNI

Putri, A. A. (2019). Pengaruh Terapi Bekam Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sitiung 1. MENARA Ilmu, Vol. XIII (ISSN 1693-2617 E-ISSN 2528-7613).

Profil Puskesmas Sukaraya ( 2021 ). Profil Pukesmas Sukaraya. Baturaja

Riset Kesehatan dasar Indonesia. (2020). Riset Kesehatan dasar Indonesia.Palembang

Rochman, N., Mahfud, & Fatimah. (2020). Efektifitas Terapi Bekam Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Dewasa Usia 26-45 Tahun Di Puskesmas Sedayu 1. Journal of Advanced Nursing and Health Sciences (2020) 1, (8). 14 - 19.

Samsudin, A. R. R., Kundre, R., & Onibala, F. (2016). Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Memakai Parutan Jahe Merah (Zingiber Officinale Roscoe Var Rubrum) Terhadap Penurunan Skala Nyeri PadaPenderitaGout Artritis Di Desa Tateli Dua Kecamatan Mandolang Kabupeten Minahasa. eJournal Keperawatan (e-Kp) Volume 4 Nomor 1, Mei 2016, Volume 4 N.

Umar, (2018). Konsep Terapi Bekam pada Hipertensi. Jurnal Pendidikan Keperawatan, 01 (1), 20.

World Health Organization, (2019). Efektifitas Terapi Bekam Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Dewasa Usia 26-45 Tahun Di Puskesmas Sedayu 1. Journal of Advanced Nursing and Health Sciences (2020) 1, (8). 14 - 19.

Downloads

Published

2022-07-29

How to Cite

Novalia Efrianty, Sari, P. M., & Kurniawan, R. (2022). Penerapan Terapi Bekam Pada Pasien Asam Urat Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat. Lentera Perawat, 2(2), 55–62. https://doi.org/10.52235/lp.v2i2.169

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.