Determinan Minat Penggunaan Kontrasepsi Intrauterine Device (IUD) Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Enim
https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v11i3.889
Keywords:
IUD, Minat Penggunaan, Wanita Usia Subur, KontrasepsiAbstract
Latar belakang: Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) khususnya Intrauterine Device (IUD) di Indonesia masih rendah dibandingkan kontrasepsi suntik dan pil. Rendahnya minat penggunaan IUD dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dukungan suami, dan status ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan minat penggunaan kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur (WUS) di wilayah kerja Puskesmas Muara Enim Tahun 2026. Metode : Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 8.508 akseptor KB aktif dengan jumlah sampel 382 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang bersedia menggunakan IUD sebanyak 225 responden (58,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara usia (p=0,000), paritas (p=0,000), pendidikan (p=0,000), pekerjaan (p=0,000), pengetahuan IUD (p=0,000), dukungan suami (p=0,000), dan status ekonomi (p=0,000) dengan minat penggunaan IUD. Analisis multivariat menunjukkan faktor paling dominan adalah pendidikan dengan nilai Exp(B)=4,744 (95% CI: 2,667–8,439). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan, pekerjaan, pengetahuan IUD, dan status ekonomi meningkatkan peluang minat penggunaan kontrasepsi IUD. Puskesmas diharapkan meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi dan promosi penggunaan MKJP kepada pasangan usia subur.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Wahyuningsih, Arie Wahyudi, Lilis Suryani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

