ANALISIS KOMPARATIF ACTIVITY-BASED COSTING DAN DOUBLE DISTRIBUTION DALAM PENENTUAN BIAYA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: TINJAUAN NARATIF

https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v11i3.879

Authors

  • Hanum Nasiha Magister Administrasi Rumah Sakit, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Nisya Putri Ardianingrum Magister Administrasi Rumah Sakit, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Delvi Firnando Magister Administrasi Rumah Sakit, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Budi Hartono Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Indonesia

Keywords:

Activity-Based Costing, Double Distribution, Analisis Biaya, Rumah Sakit, Efisiensi

Abstract

Manajemen biaya rumah sakit di Indonesia menghadapi tantangan akibat ketidaksesuaian antara tarif regulasi dan biaya aktual yang dikeluarkan fasilitas pelayanan kesehatan. Tinjauan ini bertujuan membandingkan metode Activity-Based Costing (ABC) dan Double Distribution (DD) dalam menghitung biaya satuan rumah sakit serta mengidentifikasi kondisi yang memengaruhi pemilihan setiap metode. Penelitian menggunakan desain tinjauan naratif terhadap artikel yang diterbitkan pada periode 2022–2026 dan ditelusuri melalui basis data Dimensions dan Garuda. Artikel dipilih berdasarkan kriteria kelayakan yang telah ditetapkan dan disintesis secara naratif berdasarkan prinsip perhitungan biaya, kebutuhan data, kompleksitas implementasi, kesenjangan tarif, dan implikasi manajerial. Enam artikel dengan konteks layanan yang beragam disertakan, meliputi hemodialisis, rawat inap, pelayanan kardiovaskular, laboratorium publik, dan poli gigi. Studi yang ditinjau menunjukkan kecenderungan bahwa ABC menghasilkan informasi biaya yang lebih terperinci karena menelusuri konsumsi sumber daya berdasarkan aktivitas dan pemicu biaya yang spesifik. DD lebih sederhana untuk diterapkan karena mengalokasikan biaya unit penunjang secara proporsional, tetapi hasilnya sangat dipengaruhi oleh basis alokasi yang digunakan. Kedua metode menunjukkan adanya kesenjangan antara biaya satuan dan tarif pemerintah atau tarif rumah sakit pada beberapa jenis layanan. Tidak terdapat satu metode yang secara universal lebih unggul. Pemilihan metode perlu mempertimbangkan kompleksitas layanan, ketersediaan data aktivitas, kompetensi sumber daya manusia, kapasitas organisasi, dan kesiapan sistem informasi rumah sakit.

Downloads

Published

2026-09-17

How to Cite

Nasiha, H., Ardianingrum, N. P., Firnando, D., & Hartono, B. (2026). ANALISIS KOMPARATIF ACTIVITY-BASED COSTING DAN DOUBLE DISTRIBUTION DALAM PENENTUAN BIAYA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: TINJAUAN NARATIF. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja, 11(3), 628–640. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v11i3.879

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.