BEBAN KELUARGA DAN PENCEGAHAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA: STUDI POTONG LINTANG
https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v11i3.876
Keywords:
Beban keluarga, Pencegahan kekambuhan, SkizofreniaAbstract
Beban keluarga dapat memengaruhi kesinambungan perawatan komunitas pasien skizofrenia, terutama pengawasan pengobatan, pengenalan tanda awal kekambuhan, dan pemanfaatan layanan kesehatan jiwa. Penelitian ini menganalisis hubungan beban keluarga dengan pencegahan kekambuhan pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Juli-2 Kabupaten Bireuen. Studi analitik potong lintang dilakukan pada 58 caregiver utama keluarga yang dipilih secara purposif dari 137 keluarga terdaftar. Data dikumpulkan pada 1-7 Juli 2024 menggunakan kuesioner beban keluarga 12 item yang diadaptasi dari Manao dan Pardede serta kuesioner pencegahan kekambuhan 20 item. Data dianalisis secara deskriptif dan hubungan diuji menggunakan prosedur chi-square dengan signifikansi eksak Fisher-Freeman-Halton pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Mayoritas keluarga mengalami beban sedang (56,9%) dan melakukan pencegahan kekambuhan dengan baik (62,1%). Pencegahan baik ditemukan pada 94,7% keluarga dengan beban ringan, 54,5% keluarga dengan beban sedang, dan tidak ditemukan pada keluarga dengan beban berat. Beban keluarga berhubungan bermakna dengan pencegahan kekambuhan (p < 0,001; Cramer's V = 0,576). Keluarga dengan beban lebih berat perlu diprioritaskan dalam edukasi, dukungan manajemen stres, fasilitasi akses obat, dan tindak lanjut berbasis kunjungan rumah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jihan Rabial, Riski Dian Ardianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

