Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Ketuban Pecah Dini pada Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2013
Keywords:
Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin, Paritas, Pekerjaan, Riwayat KPD SebelumnyaAbstract
WHO tahun 2008, Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 358.000 atau 260/100.000 kelahiran hidup. 11 negara menyumbang AKI terbanyak tahun 2008 adalah India (63.000), Nigeria (50.000), Kungu (19.000), Afganistan (18.000), Ethopia (14.000), Pakistan (14.000), Tanzania (14.000), Bangladesh (12.000), Indonesia (10.000), Sudan (9700), Kenya (7900). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya ketuban pecah dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2013. Penelitian ini bersifat Survey Analitik dengan pendekatan secara Cross Sectional, data didapat dengan mencatat rekam medik dan instrumen penelitian dengan menggunakan checklist. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 5286 responden, sampel penelitian sebanyak 98 responden yang diambil secara random sampling dengan menggunakan tehnik Sistematic Random Sampling. Variabel penelitian ini meliputi variabel independen (paritas, pekerjaan dan riwayat KPD sebelumnya) dan variabel dependen (ketuban pecah dini). Dari analisis univariat ibu yang mengalami ketuban pecah dini sebesar 40,8% dan yang tidak mengalami ketuban pecah dini sebesar 59,2%, ibu yang mempunyai paritas tinggi 53,1% dan ibu yang mempunyai paritas rendah 46,9%, ibu yang mempunyai pekerjaan 25,5% dan ibu yang tidak mempunyai pekerjaan 74,5%, ibu yang mempunyai riwayat KPD sebelumnya 42,9% dan ibu yang tidak mempunyai riwayat KPD sebelumnya 57,1%. Dari analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square diperoleh nilai p value 0,010 ≤ 0,05 berarti Ada hubungan antara paritas ibu dengan terjadinya ketuban pecah dini pada ibu bersalin, nilai p value 0,043 < 0,05 berarti Ada hubungan antara Pekerjaan ibu dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin dan nilai p value 0,000 <a =0,05 berarti Ada hubungan antara riwayat KPD sebelumnya dengan terjadinya ketuban pecah dini pada ibu bersalin. Disarankan kepada petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan KIE serta mengupayakan dan meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya tentang ketuban pecah dini guna meningkatkan pengetahuan masyarakat serta menurunkan angka mortalitas dan morbiditas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2016 Cendekia Medika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

